anakbangsapost

Personil Kesehatan Daerah Perlu Ditambah Untuk Bantu Jamaah Lanjut Usia

Medan(ABP)
Meski aura kelelahan menyentuh 435 Jamaah Haji Kloter 8 Debarkasi Medan yang tiba di Ahmed, Minggu dinihari (19/10), namun Wakil Walikota Padangsidempuan, Muhammad Isnandar Nasution,S.Sos bersama , isteri tercinta, Hj.Mestika Sari dan Ketua DPRD Kota Padangsidempuan, Hj.Taty Ariani masih tetap tegar. Wajar mereka lelah. 
Karena seusai melaksanakan perjalanan haji selama 20 hari lebih di Tanah Suci Makkah, mereka harus berada di dalam pesawat sekitar 6 jam. Namun dari semua itu, mereka mengucapkan syukur kepada Allah SWT yang telah memberikan kemudahan di berbagai tempat sakral dan suci. 
Setidaknya banyak yang tersirat selama menjadi “tamu Allah” bagi Wakil Walikota P.Sidempuan dan Ketua DPRD P.Sidempuan dan menjadi catatan untuk disampaikan kepada orang nomor satu di kota “salak “ itu dalam waktu dekat ini. 
“Saya dan Ketua DPRD Padangsidemuan, Hj.Taty Ariani akan melaporkan sekaligus memberi masukan kepada Walikota Padangsidempuan sebagai acuan pada calhaj untuk musim haji tahun 2015,” ujar Isnandar pada wartawan di sela proses pemulangan jamaah haji Kloter 8 Debarkasi Medan di Ahmed, Minggu dini hari (19/10). 
Disebukan, ke depan, kita perlu menambahkan personil di tim kesehatan daerah mengingat 50 persen jamaah haji kota Padangsidempuan memakai “gelang merah” atau yang lanjut usia.
Dari pengalaman yang ada, dari berbagai tempat sakral bisa kita jalani. Menurut Isnandar, perjalanan haji yang terberat saat berada di Arafah, kami tidak tidur. Pas usai melontar Jumroh, beberapa jamaah kami sakit akibat kelelahan. 
Agaknya takdir Allah SWT sudah menentukan dua jamaah kami yang sakit itu akhirnya wafat dan satu orang lagi kini sedang dirawat di Rumah Sakit Jeddah. “Kita do’akan agar Allah SWT memberikan kesembuhan bagi yang sakit itu dan bisa kembali ke Tanah Air pada kloter berikutnya, “ harapnya. 
Menurut Isnandar, hal lain yang menjadi catatan penting selama dalam perjalanan haji di Tanah Suci guna memberikan kenyamanan calhaj Padangsidempuan adalah pemberian akomodasi makanan dan minuman kepada calhaj seperti yang dilakukan Pemko Medan tiga kali sehari dalam tiga tahun ini. 
“Ini sangat membantu jamaah untuk fokus berhaji dan tidak perlu lagi memasak maupun lainnya. Kalaupun tidak disediakan fasilitas makanan 3 kal i, yah minimal 2 kali sehari. Untuk ke arah itu harus menganggarkannya dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kota Padangsidempuan,” ucapnya. Ia juga mengakui bahwa Pendapatan Asli Daerah (PAD) masih belum memenuhi harapan. 
Namun pihaknya bersama lembaga legislatif Padangsidempuan akan memperjuangkan penambahan anggaran pelayanan haji bagi calhaj di tahun depan. (vandey)

Related

Medan 647505236828680196

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item