anakbangsapost

Peredaran Sabu Semakin Marak di Labuhanbatu

Rantauprapat,( ABP ) 
Bak jamur yang tumbuh subur di musim hujan, seperti itulah kondisi pertumbuhan peredaran narkoba di Kabupaten Labuhanbatu. Bayangkan saja, barang haram itu sudah merambah kedunia pendidikan hingga ditingkat sekolah menengah pertama. "Amatan saya, serta menurut kondisi yang ada, narkoba sudah merambah ke tingkat anak- anak SMP, sudah tergolong subur" .
Demikian dikatakan Ketua Masyarakat Pancasila Indonesia (MPI) Labuhanbatu H.Zainuddin Syarif belum lama ini dihadapan sejumlah wartawan di rumah makan Lembur Kuring Rantauprapat. Bahkan, maraknya narkoba di Labuhanbatu diakui Dr.H.Z A Dalimunthe yang saat ini mencalon sebagai Bupati Labuhanbatu periode 2015-2020 mendatang. 
"Saya dapat data dari Lembaga Pemasyarakatan (LP) bahwa tahanan narkoba lebih dominan mencapai hingga sekira 330 narapidana. Ini sangat miris sekali dan sangat perlu dilakukan pembenahan secara serius" kata mantan dosen di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia itu. 
Katanya, apabila dirinya nanti dipercaya menjabat Bupati Labuhanbatu, dia berjanji akan menciptakan gerakan masyarakat anti narkoba. "Akan kita bentuk gerakan anti narkoba, bukan polisi sebagai aparat saja yang akan kita demo, tapi kalau kita mengetahui lokasi kediaman bandarnya akan kita demo juga," ungkapnya. Disisi lain, H.Z A Dalimunthe menjelaskan, melalui gerakan itu dirinya selaku kepala daerah nantinya sebagai pelopor dan pelindung gerakan tersebut. 
"Gerakan itu mencoba merubah sikap dan kesadaran yang dipimpin oleh kepala daerah, saya rasa itu cukup efektif" sebutnya. 
Data yang dihimpun media ini, sejak tahun 2013 hingga saat ini telah banyak korban- korban narkoba yang telah ditangkap, bahkan bandar acap tidak lepas dari pantauan pihak Satres Narkoba. Seperti, peristiwa yang terjadi, Minggu (12/10/2014) sekira pukul 01.00 wib, ditangkap oknum ketua IPK Kecamatan Panai Hulu berinisial BD beserta isterinya saat mengendarai sepeda motor usai pulang menghadiri kegiatan peringatan HUT TNI yang digelar FKPPI di kecamatan itu. 
Dari tangan BD, puluhan paket narkotika jenis Sabu diamankan dan berakhir di Mapolres Labuhanbatu. "Ngak ada dibawa kemari, sudah dibawa ke Polres," ungkap polisi yang bertugas di Mapolsek Panai Hulu. 
Ironisnya, akibat narkoba itu menjadi polemik bagi masyarakat sehingga berbuat tindak kejahatan. "Karena uda gak ada duit lagi, biasanya yang makek sabu pasti berbuat kejahatan hingga mencuri," kata sesepuh pemuda Labuhanbatu DR.H.Freddy Simangunsong di kedai kopi Akur. Kamis (16/10/2014) sore kemarin. 
Hal senada dikatakan tokoh masyarakat Labuhanbatu Sariaman SH bahwa narkoba di Labuhanbatu sudah mencapai level tingkat akut. "Sudah memasuki tingkat berbahaya dan wajib dilakukan pembenahan, kalau bukan kita siapa lagi dan kalau tidak mulau saat ini kapan lagi," kata mantan Anggota DPRD Labuhanbatu itu. 
Diharapkan, pemerintah bersama masyarakat dan pihak kepolisian dapat bergandeng tangan memberantas narkoba sehingga tidak menjadi racun bagi anak cucu generasi penerus bangsa di Labuhanbatu. (ZH)

Related

Labuhan Batu 7765619254868086495

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item