Elpiji Langka, Harga Capai Rp 30 Ribu di Panai Hilir
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/10/elpiji-langka-harga-capai-rp-30-ribu-di.html
Bilah Hilir, (ABP)
Kelangkaan gas elpiji 3 kg beberapa minggu terakhir ini membuat warga dari 10 desa di Kecamatan Bilah Hilir Kabupaten Labuhanbatu menjerit. Bahkan mereka berniat menjarah mobil pengangkut gas elpiji. Pasalnya bukan hanya langka harganya pun sampai mencekik leher, tembus sampai Rp 30.000 pertabung untuk tingkat pengecer dan Rp 20.000 pertabung tingkat pangkalan.
''Dari Panai Hulu aja pangkalan si Harahap saya ambil kali Rp 20.000 untuk satu tabung, mau jual berapa lagi coba....''. ujar Naga.
Adapun pangkalan yang terdekat di Dusun Tanjung Haloban, jatahnya tidak mencukupi untuk melanyani 10 desa diwilayah sekitarnya.
Menurut pengakuan Asrijal yang juga pemilik pangkalan di Desa Tanjung Haloban, dari agennya PT.Duta Rantau Selatan yang berlokasi di Rantauprapat, ia hanya dikasih jatah pasokan gas elpiji dua kali dalam seminggu yang jumlah tidak lebih dari 500 tabung. Hal ini tentu tidak sebanding dengan jumlah warga yang ada di desa tersebut.
Sementara dari pantauan wartawan, pangkalan Jairul Harahap yang berlokasi di Panai Hulu pasokan gas elpijinya masuk hampir setiap hari dan tidak tahu kemana dipasarkan, dan terkesan tidak adil bagi warga Desa Tanjung Haloban.
Jumat(10/10/2014) ketika kru wartawan mencoba konfirmasi kepada Adlin Tanjung selaku Kabag Ekonomi Setdakab Labuhanbatu melalui selulernya ke 0812632xxxx terkesan bungkam dan tidak ada jawaban. Sebelumnya kepada media Adlin mengakui Kabupaten Labuhanbatu kekurangan tabung gas sebanyak 1.947 perhari. (ber)
Posting Komentar