Dua Wanita Bawa Sabu 1,3 Kg Ditangkap di KNIA
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/10/dua-wanita-bawa-sabu-13-kg-ditangkap-di.html
Kuala Namu, (ABP)
Petugas AVSEC Bandara Kuala Namu berhasil menggagalkan 2 penumpang wanita yang akan menyeludupkan narkoba jenis sabu ke Surabaya. Keduanya masing-masing Sumiati (41) warga Jalan Amir Hamzah Lingkungan VI Kecamatan Binjai Utara dan Linda (52) warga Dusun II Jalan Pasar VII Tandem Hilir Kecamatan Hamparan Perak ditahan pada Selasa (30/9/2014) sekira pukul 17.40 WIB.
![]() |
| 1,3 Kg sabu yang hendak dibawa ke Surabaya |
Informasi dihimpun, awalnya sekira pukul 11.00 WIB Sumiyati dan Linda bertamu dengan Ahwua (30) warga Kampung Lalang di Plaza Medan Fair Jalan Gatot Subroto Medan. Di tempat itu Ahwua memberikan tas kepada Sumiyati. Ahwua pun menyuruh Sumiyati dan Linda membawa tas berisi sabu ke Surabaya sembari menyerahkan 2 tiket pesawat Lion Air nomor penerbangan JT 0978 tujuan Surabaya dengan jadwal keberangkatan 19.30 WIB.
Sekira pukul 13.30 Wib dengan menumpang bus Damri berangkat menuju KNIA. Sesampainya di KNIA Sumiati dan Linda menuju terminal chek in Lion Air yang berada di lantai 3. Selesai melakuan chek in, keduanya berjalan menuju ke boarding gate. Selanjutnya ke toilet yang berada di terminal keberangkatan domestik. Saat berada di dalam toilet diduga keduanya memasukkan 13 bungkus plastik klip transparan dengan berat 100 gram per bungkusnya kedalam dua kaos kaki warna hitam masing-masing 7 bungkus dan 6 bungkus.
Sumiati memasukkan kaos kaki berisi 7 bungkus sabu ke celana dalam dibalut dengan pembalut. Begitu juga dengan Linda memasukkan kaos kaki berisi 6 bungkus sabu ke dalam celana dalam dan membalut wanita.
Selesai Sumiati berjalan lebih dahulu menuju gate 5. Sesampainya di security chek poin (SCP), seperti penumpang lainnya Sumiyati dan bagasinya menjalani peemeriksaan. Bagasi Sumiati diperiksa dengan alat X Ray barang.
Sumiati pun di periksa alat metal detektor. Selanjutnya petugas atas nama Sheila Agustia (25) menggeledah Sumiati.
Saat digeledah petugas curiga dengan bagian selangkangan yang menonjol. Saat diperiksa petugas Sumiati berkilah dan berusaha mengelabui petugas.
Petugas pun membawa ke ruang pemeriksaan badan. Saat diperiksa petugas pun menemukan sabu didalam kaos kaki hitam.
Petugas pun menginterogasi Sumiyati namun dirinya tetap berkilah kalau dirinya sendiri. Namun petugas tidak percaya begitu saja dan memeriksa CCTV.
![]() |
| Sum, saat diperiksa petugas keamanan Bandara KNIA |
Saat rekaman CCTV diputar diketahui bahwa Sumiati dan Linda berpisah di toilet keberangkatan domestik. Dari hasil rekaman CCTV petugas memeriksa manifes penumpang dan tiket.
Sekira 17.55 Wib Linda pun berjalan menuju gate 5.
Petugas yang sudah mengetahui keberadaan Linda pun langsung memeriksa Linda dan menemukan sabu dari selangkangannya. Selanjutnya keduanya di bawa ke security building untuk pemeriksaan lebih lanjut.
Kepada petugas Sumiati mengaku mendapat upah Rp 5 juta per orangnya yang akan diserahkan seseorang yang telah menunggu di Hotel Sultan di Surabaya.
Sementara itu Linda mengaku hanya diajak Sumiati. Keduanyapun mengaku tidak mengetahui identitas yang akan mereka temui di Surabaya. Selain itu keduanya mengaku baru pertamakali melakukannya karena tergiur dengan upah yang diberikan.
Sekira pukul 22.00 Wib kedua masih diperiksa diruangan tertutup oleh Kapolres Deli Serdang AKBP Edy Fariady, petugas Poldasu dan Sat Narkkoba Polres DS serta manajer pengamanan KNIA Kuswadi
Terpisah Kapolres DS AKBP Edi Fariady didampingi manajer pengamanan KNIA Kuswadi mengungkapkan bahwa Sumiati dan Linda akan dibawa ke Poldasu.
"Sumiati dan Linda akan dibawa ke Poldasu untuk
pemeriksaan lebih lanjut," katanya. ( KK/Adis)


Posting Komentar