Atasi Premanisme Poldasu Latih Tim Khusus
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/10/atasi-premanisme-poldasu-latih-tim.html
MEDAN(ABP)
Kepolisian Daerah Sumatera Utara membentuk dan melatih tim khusus untuk membantu penanganan kejahatan jalanan, terutama yang terjadi di Kota Medan.
![]() |
| ilustrasi |
Tim khusus yang menggunakan sepeda motor itu dilatih selama lima hari di Sekolah Polisi Negara (SPN) Sampali di Medan yang dibuka Kapolda Sumut Irjen Pol Eko Hadi Sutedjo.
Usai pembukaan pelatihan di SPN Sampali di Medan, Jumat (10/10/2014).
Kapolda mengatakan, tim khusus itu sengaja dibentuk untuk menangani situasi khusus di sejumlah wilayah, terutama di Kota Medan.
Dengan latihan tersebut, diharapkan tim khusus itu memiliki kemampuan untuk membantu Polres di Sumut dalam mengatasi masalah kejahatan jalanan.
Pembentukan tim khusus tersebut diperlukan untuk memenuhi tuntutan masyarakat Sumut terhadap kamtibmas yang kondusif, khususnya terkait kejahatan jalanan.
"Kejahatan jalanan selama ini saya anggap meresahkan masyarakat," katanya.
Dengan adanya tim khusus itu, diharapkan tercipta suasana yang kondusif bagi semua lapisan masyarakat, mulai dari kalangan pelajar, pemuda, masyarakat, hingga pelaku usaha, baik pada siang mau pun malam hari.
Tim khusus itu, kata Kapolda, akan menindak dan mengamankan pelaku kejahatan jalanan, termasuk aksi premanisme yang meresahkan masyarakat seperti pemerasan terhadap berbagai aktivitas masyarakat.
Tim khusus itu akan menjadi tim pemukul cepat jika muncul aksi anarkisme yang mampu bergerak cepat dan bisa mengatasi masalah di lapangan.
Tim yang akan disiagakan di Mapolda Sumut akan menjadi pendukung jika terjadi situasi yang memerlukan penanganan khusus, terutama terkait kejahatan konvensional dan jalanan.
"Intinya, mereka adalah tim pemukul dari Polda yang akan memback up polres," katanya,
Ketika menyampaikan amanat dalam upacara pembukaan pelatihan itu.
Kapolda mengatakan, kriminalitas di Sumut cukup tinggi dan hampir setiap hari pihak kepolisian menerima pengaduan masyarakat. Dari pengaduan selama ini, tercatat adanya sejumlah kasus menonjol terkait kejahatan jalanan seperti geng kereta, pencurian kendaraan bermotor, penjambretan, penodongan, pemerasan, serta pemaksaan oleh juru parkir dan pungutan liar oleh OKP.
Karena itu, tim khusus yang akan dibentuk harus memiliki kompetensi seperti keterampilan menggunakan sepeda motor, mahir menggunakan peralatan kepolisian, serta mampu berkomunikasi dan negosiasi. Tim khusus yang akan dibentuk juga harus memiliki kemampuan dalam penanganan tindak pidana, mahir memberikan pertolongan pertama pada kecelakaan, ahli interogasi, mampu bertindak represif terbatas, dan mampu melakukan pengamanan terbuka bagi personel lain yang akan bertugas.(wahyu)

Posting Komentar