UPT Samsat Medan Selatan Nominasi TOP Inovasi Pelayanan Publik di Indonesia
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/09/upt-samsat-medan-selatan-nominasi-top.html
Medan,(ABP)
Unit Pelayanan Teknis (UPT) Samsat Medan Selatan dan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat masuk Nominasi TOP Inovasi Pelayanan Publik di Indonesia Tahun 2014 dan ini hendaknya menjadi motivasi dan dorongan bagi seluruh UPT Dinas Pendapatan (Dispenda) Provinsi Sumut di jajaran kabupaten dan kota se-Sumut.
Hal itu dikemukakan Kepala Dinas Pendapatan Sumut H Rajali SSos MSP kepada wartawan di Medan, Rabu (3/9) seraya menyatakan selain menjadi nominasi TOP Inovasi sejumlah layanan di beberapa Samsat di Sumut saat ini juga sudah memiliki ISO 9001 – 2000.
UPT Sumut yang ada di kabupaten dan kota se-Sumut terus ditingkatkan fungsi pelayanannya.
Dalam hal ini 5 Unit Pelayanan Publik ikut serta Top Inovasi Pelayanan Publik di Indonesia yang berasal dari Provinsi Sumatera Utara Tahun 2014.
Lima Unit Pelayanan Publik tersebut lanjut Rajali yakni UPT Samsat Medan Utara, UPT Samsat Medan Selatan, Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Provinsi Sumatera Utara, Bapedalda Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat.
“Dari hasil Desk Evaluation Tahap Pertama UPT Samsat Medan Selatan dan Pemkab Pakpak Bharat dinyatakan masuk TOP 99 Inovasi Tahun 2014,” jelas Rajali seraya mengimbu seluruh UPT Dispenda kabupaten dan kota se Sumut saling bersinerji guna terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Perbandingan pelayanan publik sebelum dan sesudah inovasi di UPT yang masuk TOP 99 Inovasi Tahun 2014 yakni Samsat Medan Selatan yaitu yaitu Pengesahan 1 Tahun STNK dari yang sebelumnya memerlukan waktu pengurusan 30 - 60 menit sesudah inovasi menjadi 5 menit, Ganti STNK dari yang sebelumnya 3 hari menjadi 1 jam serta Bea Balik Nama II Kendaraan Bermotor (BBN II – KB) dari 3 hari menjadi 1 jam.
“Proses kegiatan ini diluar waktu antrian sementara BPKB ditentukan waktunya oleh pihak Kepolisian,” jelas Kadis Pendapatan Provinsi Sumut seraya mengemukakan semua upaya ini dilakukan guna memberikan kenyamanan dan kemudahan bagi masyarakat selaku wajib pajak untuk membayar pajak.
Rajali memaparkan Samsat yang merupakan singkatan dari Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap merupakan leading sector pihaknya dalam menjaring pendapatan asli daerah (PAD).
“Kantor Samsat merupakan contoh dari suatu sistem administrasi mengenai kendaraan bermotor yang dikelola dalam suatu gedung yang terdiri dari beberapa instansi dengan kompetensi masing-masing instansi yang relatif sama. Instansi yang dimaksud adalah Kepolisian, UPT. Dispendasu Medan Selatan, Jasa Raharja dan Bank Sumut,” ujarnya.
Kantor Samsat merupakan perwakilan Lembaga Pemerintah yang bergerak dalam pemberian pelayanan kepada publik, yaitu berupa pelayanan kepengurusan kepemilikan kendaraan bermotor kepada masyarakat.
Kantor Samsat Medan Selatan Dispendasu mengembangkan peningkatan kapasitas pelayanan dan kenyamanan serta kinerja aparatur, sehingga pelayanan proses pengesahan, Ganti STNK dan BBN dapat dilaksanakan dengan mudah, cepat, pasti dan one day service.
Sebelum inovasi, Rajali mengakui alur layanan yang terlalu panjang sehingga menyebabkan waktu layanan tidak efisien dan efektif dalam hal waktu. SDM juga kurang menerapkan komunikasi efektif, sopan dan ramah serta memperlakukan Wajib Pajak sama tanpa diskriminasi.
“Keadaan yang kurang nyaman bagi wajib pajak dalam proses pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor,” ujarnya.
Setelah inovasi kondisi tersebut berubah dan layanan cepat, praktis, mudah dan one daya service.
Unsur-unsur inovasi dimaksud jelasnya yakni menyediakan Costumer Service Information (Pemandu) untuk memudahkan para Wajib Pajak yang membutuhkan informasi mengenai proses pengurusan STNK dan BBN.
Selanjutnya pihaknya membuat alur layanan yang efisien dan efektif sehingga dapat mempersingkat waktu dengan adanya ruangan “cluster” untuk proses Pengesahan 1 Tahun, Ganti STNK dan BBN II – KB.
Juga dilakukan peningkatan kualitas dan kapasitas infrastruktur pelayanan diantaranya menyediakan ruang tunggu yang bersih, nyaman dan aman, menyediakan minuman teh, kopi, makanan ringan dan hotspot wifi serta dihiasi dengan tanaman hias hidup yang terawat untuk menambah nuansa yang nyaman dan indah.
Workshop mengenai Pelayanan Prima juga digelar yang diikuti oleh semua unsur yang ada di Kantor Samsat Medan Selatan dalam rangka peningkatan kualitas SDM.
Selanjutnya mengawasi realisasi penerimaan PKB secara online di ruangan Ka UPT agar dapat mengetahui naik turunnya penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor.
Melakukan intensifikasi terhadap penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor melalui sistem “door to door” terhadap wajib pajak di lingkungan kerja Samsat Medan Selatan.
Meningkatkan pelayanan wajib pajak kenderaan bermotor, sudah menjadi komitmen jajaran Samsat di Sumut dan berbagai pembenahan terus dilakukan guna meningkatkan pelayanan. Komitmen kedua pimpinan teras di Sistim Manunggal Satu Atap (Samsat) diupayakan terus.
Buah dari kerja keras selama ini,telah dirasakan oleh warga masyarakat Sumatera Utara dengan pembayaran pajak roda 2 dan roda 4. Bagi warga daerah tidak harus membayar di tempat asal mereka.
Ketika mereka ada di Medan wajib pajak tersebut bisa langsung membayar pajak di Samsat yang ada di Medan yaitu MedanUtara atau Medan Selatan.
Sejak diberlakukan sistim Online pembayaran pajak di Samsat Sumut maka kemudahan bagi wajib pajak semakin nyaman.
Menurut salah seorang wajib pajak berasal dari Pematangsiantar mengatakan pada SPI dengan kebijakan kebijakan yang semakin baik maka warga semakin aman dan nyaman.
Pantaun wartawan di samsat yang ada di kota Medan beberapa hari belakangan ini pelayanan di Medan Selatan sudah maksimal.
Petugas kepolisian dan dispenda saling memberikan informasi bagi warga yang masih bingung. Petugas keamanan selalu siaga untuk memberi keamanan dan kenyamanan bagi pembayar pajak untuk memaksimalkan PAD Sumut.(wahyu)
%2BSamsat%2BMedan%2BSelatan%2Bdan%2BPemerintah%2BKabupaten%2BPakpak%2BBharat.jpg)

Posting Komentar