Tahanan Poldasu Turut Dilantik, Ajib Shah dan Budiman Nadapdap Pimpinan Sementara DPRDSU
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/09/tahanan-poldasu-turut-dilantik-ajib.html
Medan, (ABP)
Ajib Shah dan Budiman Nadapdap menjadi pimpinan sementara Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Utara. Keduanya mewakili Partai Golkar yang memperoleh 17 kursi dan PDI Perjuangan yang memperoleh 16 kursi. Mereka akan memimpin dewan sampai terpilih pimpinan definitif yang terdiri dari satu ketua dan empat wakil ketua.
![]() |
serahterima palu dari pimpinan dewan sebelumnya yakni Ketua Saleh Bangun, Wakil Ketua Sigit Pramono Asri, Chaidir Ritonga, M. Afan dan Kamaludin Harahap kepada Ajib Shah dan Budiman Nadapdap.
Rapat paripurna istimewa ini dihadiri Gubernur Sumatera Utara Gatot Pujo Nugroho, Wakil Gubernur HT Erry Nuradi, Kapoldasu, Pangdam I/BB, unsur FKPD, dan sejumlah bupati/walikota se Sumut. Para anggota dewan baru ini diambil sumpahnya oleh Ketua Pengadilan Tinggi Sumut A.TH. Pudjiwahono, SH. M.Hum.
100 anggota DPRDSU yang dilantik adalah : dari Partai Golkar Ajib Shah, M Faisal, Wagirin Arman, Muchrid Nasution, Hanafiah Harahap, Indra Alamsyah, Helmiati, Syamsul Bahri Batubara, Novita Sari, Yasir Ridho Lubis, Chaidir Ritonga, Arota Lase, Fernando Simanjuntak, Janter Sirait, Leonard Surungan Samosir, Putri Susi Melani Daulay, dan Sampang Malem.
Dari PDI Perjuangan tercatat nama Brilian Moktar, Budiman Nadapdap, Zahir, Ruben Tarigan, Sutrisno Pangaribuan, Augus Napitupulu, Effendi Panjaitan, Efendi Napitupulu, Baskami Ginting, Wasner Sianturi, M Afan, Analisman Zalkhu, Sarma Hutajulu, Jantoguh Damanik, dan Sudarto Sitepu.
Dari Partai Demokrat, terdapat nama Saleh Bangun, T Milwan, Arifin Nainggolan, Meilizar Latif, Guntur Manurung, Syahrial Tambunan, Hartoyo, Mustofawiyah, Tiaisah Ritonga, Lidiani Lase, Sopar Siburian, Rony Reynaldo Situmorang, Muhri Fauzi Hafiz, dan Jenny Riany Lucia Berutu.
Kemudian, Partai Gerindra yakni Sonny Firdaus, Salomo TR Pardede, Yantoni Purba, Eveready, Ramses Simbolon, Sri Kumala, Ari Wibowo, Parlinsyah Harahap, Fajar Waruwu, Donald Lumbanbatu, Richard Pandapotan Sidabutar, Astrayudha Bangun, dan Ajie Karim.
Partai Hanura adalah Zulkifli Effendi Siregar, Darwin Lubis, Firman Sitorus, Ebenezer Sitorus, Patar Sitompul, Fanotona Waruwu, Aduhot Simamora, Rinawati Sianturi, Robby Anangga, dan Toni Togatorop.
PKS mendapatkan sembilan kursi yang diraih M Hafez, Ikrimah Hamidy, Satrya Yudho Wibowo, Zulfikar, Syamsul Qodri Marpaung, Basyir, Burhanuddin Siregar, Hidayah Herlina Gusti, dan Khairul Anwar.
Sebanyak enam kursi PAN didapatkan Syah Afandin, Parluhutan Siregar, Zulkifli Husein, Muslim Simbolon, Aripay Tambunan, dan Iskandar Sakty Batubara.
Dari Partai NasDem yang terpilih menjadi anggota DPRD Sumut adalah M Nezar Djoeli, Jubel Tambunan, Delmeria, Inge Amelia Nasution, dan Anhor Monel.
Empat caleg PPP yang lolos adalah Yulizar Parlagutan Lubis, Bustami HS, Ahmadan Harahap, dan Hasaidin Daulay.
Disusul tiga caleg PKB yakni Zeira Salim Ritonga, Philips Perwira Juang Nehe, dan Tigor Lumbantoruan.
Sedangkan tiga kursi DPRD Sumut lagi diisi politisi PKPI yakni Januari Siregar, Robi Agusman Harahap, dan Juliski Simorangkir.
Dikawal
Salahsatu anggota DPRD Sumut yang dilantik, Eveready Sitorus dari Partai Gerindra masih berstatus tahanan Poldasu sehingga mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Ia ditahan Poldasu sejak pekan lalu atas dugaan penggelapan uang sebesar Rp 200 juta milik perusahaan perkebunan PT Rapala.
"Setelah penangkapan pada Senin (8/9/2014) malam dan pemeriksaan intensif hingga Selasa, akhirnya Caleg terpilih itu resmi ditahan," kata Direktur Dit Reskrimum Poldasu Kombes Pol. Dedy Irianto.
Caleg terpilih itu warga Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang itu, kata Dedy merupakan tersangka tunggal.
Untuk selanjutnya penyidik akan melengkapi berkas pemeriksaan untuk diteruskan ke kejaksaan.
Setelah memeriksa saksi pelapor dan tersangka, kemudian melengkapi bukti-bukti, maka berkasnya segera dikirim ke jaksa.
Dedy mengatakan, kasus tersebut bukan karena ada unsur politis, tetapi murni tidak pidana penggelapan.
Ditambahkannya, calon anggota terpilih DPRD Sumut daerah pemilihan Deliserdang itu ditangkap di kediamannya, Senin malam, setelah sempat masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) sejak Agustus lalu.
Kasus bermula ketika tersangka bekerja sebagai karyawan PT Rapala, dipercaya perusahaan membayar ganti rugi lahan senilai Rp 200 juta di Kabupaten Langkat pada 2012 untuk lahan perkebunan. Tetapi tersangka tidak membayarkannya, kemudian mendadak keluar dari PT Rapala tanpa pemberitahuan.
Karenanya pihak perusahaan tidak dapat menguasai lahan dimaksud, sehingga mengadukan tersangka ke Mapoldasu, dan pada Agustus lalu dikeluarkan Surat Perintah Penangkapan (SPKap) sampai kemudian ditangkap dan menjalani pemeriksaan di Poldasu.(EA)

Posting Komentar