Kawanan Burung Kuntul Ancam Penerbangan di KNIA
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/09/kawanan-burung-kuntul-ancam-penerbangan.html
Kuala Namu (ABP)
\
Kawanan burung kuntul putih sejenis burung laut yang sering terbang disekitar KNIA bahkan hingga ke landasan parkir
pesawat, keberadaannya dapat menganggu penerbangan pesawat yang datang dan pergi.
Karena kawanan burung
kuntul putih itu dapat mengancam penerbangan, jika kawanan burung
kuntul putih bisa menabrak pesawat yang terbang di sekitar
KNIA.
Pantauan di KNIA pada Rabu (3/9) siang tanpa kawanan burung kuntul dengan bebas terbang mencari makanan hingga ke
rerumputan yang tumbuh disekitar appron. Keberadaan populasi kawanan
burung bangau ini setiap hari semakin meningkat terutama saat musim
hujan.
Anehnya para burung, disebut sebut burung Kuntul itu yang hidup
didaerah pantai karena hutan pantai gundul dan tidak takut terhadap
manusia serta diseputar bandara KNIA masih ada pohon sawit,semak
belukar.
Humas Airnav Anton menjelaskan burung
kuntul putih bisa merusak badan pesawat jika menabrak pesawat yang
sedang terbang.
Selain itu jika burung kuntul putih menabrak kaca
depan pesawat yang sedang terbang dengan kecepatan tinggi dapan
menyebabkan kaca pecah.
Pecahnya kaca tersebut mengakibatkan oksigen
di dalam pesawat keluar dari pesawat sehingga para penumpang di dalam
pesawat kesulitan untuk bernafas bahkan bisa pingsan.
Lebih
membahayakan jika burung kuntul putih masuk kedalam mesin pesawat yang
sedang terbang dapat mengakibatkan mesin pesawat itu mati mendadak.
Jika mesin pesawat lebih dari satu maka pesawat tetap bisa terbang
namun jika mesin pesawat hanya satu maka pesawat akan jatuh,” burung
kuntul putih dapat membahayakan keselamatan penerbangan jika menabrak
pesawat yang sedang terbang dengan kecepatan tinggi atau masuk kedalam
mesin pesawat ,” ungkapnya.
KNIA belum memiliki alat pengusir khusus
burung meskipun begitu belum ada penerbangan yang terganggu akibat
kawanan burung kuntul putih itu.
Anton pun menjelaskan selama KNIA
beroperasi pengendalian atau pun pengusiran burung kuntul putih
dilakukan secara manual seperti menutup atau mengeringkan kolam yang
dapat menampung air sehingga tidak menarik perhatian kawanan burung
kuntul putih untuk mencari makanan.
Pengendalian burung kuntul putih di KNIA masih dilakukan secara
manual dan kita selalu berkoordinasi untuk mengendalikan burung kuntul
,"ungkapnya.
Sementara itu manajer pelayanan KNIA Djamal Amri mengungkapkan, jika
ada pilot pesawat yang terbang di sekitar KNIA melaporkan adanya
kawanan burung kuntul kepada petugas menara Air Traffic Control ( ATC)
yang dapat membahayakan keselamatan penerbangan.
Maka petugas menara
ATC akan berkoordinasi dengan petugas PKP – PP untuk mengusir burung
kuntul putih menggunakan sirene yang bila terdengar burung kuntul
putih maka telingannya akan kesakitan sehingga terbang meninggalkan
lokasi ,” pengusiran burung kuntul putih masih dilakukan secara manual
dengan cara sirene ,” ungkapnya.
Terpisah manajer humas dan protokoler Dewandono Prasetyo Nugroho
mengungkapkan bahwa anggaran untuk penyediaan pengusir burung (bird
strike ) dan sedang dalam proses lelang di kantor pusat. (KK/Adis)
Posting Komentar