Jangan Anggap Enteng Partai Buram
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/09/jangan-anggap-enteng-partai-buram.html
Haryanto, SH dan Suhardi Bersyukur PKP Indonesia Raih 52 Kursi di Sumut
Medan(ABP)-Dua pentolan Partai Keadilan Persatuan (PKP) Indonesia Sumut, Haryanto, SH dan Puas Suhardi bersyukur partainya bisa merebut 52 kursi di Sumut pada priode 2014-2014 yang terdiri 49 kursi untuk tingkat kabupaten/kota dan 3 kursi tingkat provinsi.
Perolehan ini juga merupakan pecahnya telur PKP Indonesia selama tiga priode tidak pernah lolos di DPRD Kota Medan dan dua priode di DPRD Sumut setelah Amron Batubara nyangkut di priode 1999-2004.
Namun ditengah perjalanan, Amron meninggal dunia sehingga posisinya digantikan Haryanto, SH, sebagai anggota DPRD Sumut PAW (Pergantian Antar Waktu).
"Kami sangat bersyukur kepada Tuhan yang telah mengabulkan do'a kami dan kami juga tak berkecil hati belum berhasil duduk di kursi parlemen.
Yang penting pengurus dan anggota PKP Indonesia yang duduk di kursi DPRD Provinsi dan kabupaten/kota bisa turut mewarnai genderang pembangunan di Indonesia padalima tahun ke depan," ujar Ketua dan Wakil Ketua PKP Indonesia Sumut, Haryanto, SH dan Puas Suhardi yang dihubungi di Medan, Jum'at (5/9), sekaitan pelantikan anggota DPRD Sumut terpilih priode 2014-2019 pada Senin, 15 September 2014.
Haryanto juga bangga diantara kabupaten di Sumut, PKP Indonesia bisa mencapai 1 fraksi di Kabupaten Karo 6 kursi, Nias Selatan (Nisel) 4 kursi dan Nias Induk 3 kursi.
"Yang lebih membanggakan lagi adalah kami bisa tembus ke DPRD kota Medan dan Provinsi Sumut," tambah Haryanto,SH yang juga Penasehat sejumlah ormas Tionghoa dan Budha di Sumut.
MEMAKNAI DORONGAN KETUM
Menurut Puas Suhardi, kesuksesan 52 anggota DPRD terpilih untuk provinsi dan kabupaten/kota berkat dorongan semangat yang dituangkan Ketua Umum DPN PKP Indonesia, H.Sutiyoso pada Rakerprov partai ini di Hotel Emeral Garden Medan sebelum pelaksanaan Pileg 9 April 2014.
Saat itu, lanjut Puas Suhardi, mantan Gubernur DKI dua priode itu menekankan perlunya action di tengah masyarakat baik keluarga, teman maupun lainnya semaksimal mungkin. Karena waktu PKP Indonesia, hanya sedikit pasca KPU Pusat menyatakan lolos sebagai peserta Pileg 2014.
"Semangat yang dikobarkan Sutiyoso ini ternyata mampu dimaknai ratusan caleg di kabupaten/kota untuk meraih kursi sebanyak-banyaknya diparlemen. Hasilnya, ya alhamdulillah," ucap Puas Suhardi. Baik Haryanto dan Puas Suhardi, sama memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman yang terpilih sebagai anggota dewan di provinsi, kabupaten/kota, termasuk pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten PKP Indonesia Kabupaten Karo, Nisel dan Nias Induk yang berhasil mendorong Calegnya mencapai 1 fraksi.
Namun kedua politisi PKP Indonesia Sumut ini juga mengingatkan kepada mereka yang sudah dan akan dilantik pada September 2014 untuk tetap menjaga citra partai dan tidak berbuat menyalah selama lima tahun duduk menjadi anggota dewan.
"Karena Ketua Umum DPN PKP Indonesia, Sutiyoso sudah mewanti-wanti akan menindak tegas anggota dewan yang menyalahi ketentuan hukum dan menyakiti hati rakyat," tandas Puas Suhardi seraya menambahkan, bahwa pada Pilpres 9 Juli 2014 lalu, pengurus dan anggota PKP Indonesia se Sumut turut berperan dalam memenangkan pasangan Jokowi-JK.
Seperti diketahui, saat Sutiyoso memegang Partai Indonesia Sejahtera (PIS), ternyata tak satupun kursi di DPRD Kota Medan dan DPRD Sumut yang tersentuh.
Barulah setelah merengkuh PKP Indonesia, genderang semangat yang dilontarkannya mampu menghasilkan 3 kursi di DPRD Sumut, yakni DR.JanuariSiregar SH,MHum (Dapil Sumut 2), Robi Agusman Harahap, SH (Dapil Sumut 7) dan Ir.Juliski Simorangkir,MM (Dapil Sumut 9).
Perolehan tersebut juga sama dengan yang diperoleh partai besar seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Dan beda satu kursi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang hanya mampu merebut 4 kursi di tingkat provinsi Sumut.
52 kursi DPRD kabupaten/kota dan provinsi yang diraih PKP Indonesia Sumut diantaranya, Kabupaten Nisel 6 kursi, Nias Induk 3 kursi, Gunung Sitoli 2 kursi, Nias Utara 2 kursi, Karo 4 kursi,Tobasa 3 kursi, Madina 2 kursi, Tebing Tinggi 2 kursi, kota Medan 2 kursi dan Pakpak Bharat 1 kursi. (vandey)
Medan(ABP)-Dua pentolan Partai Keadilan Persatuan (PKP) Indonesia Sumut, Haryanto, SH dan Puas Suhardi bersyukur partainya bisa merebut 52 kursi di Sumut pada priode 2014-2014 yang terdiri 49 kursi untuk tingkat kabupaten/kota dan 3 kursi tingkat provinsi.
![]() |
| Haryanto, SH |
Namun ditengah perjalanan, Amron meninggal dunia sehingga posisinya digantikan Haryanto, SH, sebagai anggota DPRD Sumut PAW (Pergantian Antar Waktu).
"Kami sangat bersyukur kepada Tuhan yang telah mengabulkan do'a kami dan kami juga tak berkecil hati belum berhasil duduk di kursi parlemen.
Yang penting pengurus dan anggota PKP Indonesia yang duduk di kursi DPRD Provinsi dan kabupaten/kota bisa turut mewarnai genderang pembangunan di Indonesia padalima tahun ke depan," ujar Ketua dan Wakil Ketua PKP Indonesia Sumut, Haryanto, SH dan Puas Suhardi yang dihubungi di Medan, Jum'at (5/9), sekaitan pelantikan anggota DPRD Sumut terpilih priode 2014-2019 pada Senin, 15 September 2014.
![]() |
| Drs. Puas Suhardi |
"Yang lebih membanggakan lagi adalah kami bisa tembus ke DPRD kota Medan dan Provinsi Sumut," tambah Haryanto,SH yang juga Penasehat sejumlah ormas Tionghoa dan Budha di Sumut.
MEMAKNAI DORONGAN KETUM
Menurut Puas Suhardi, kesuksesan 52 anggota DPRD terpilih untuk provinsi dan kabupaten/kota berkat dorongan semangat yang dituangkan Ketua Umum DPN PKP Indonesia, H.Sutiyoso pada Rakerprov partai ini di Hotel Emeral Garden Medan sebelum pelaksanaan Pileg 9 April 2014.
Saat itu, lanjut Puas Suhardi, mantan Gubernur DKI dua priode itu menekankan perlunya action di tengah masyarakat baik keluarga, teman maupun lainnya semaksimal mungkin. Karena waktu PKP Indonesia, hanya sedikit pasca KPU Pusat menyatakan lolos sebagai peserta Pileg 2014.
"Semangat yang dikobarkan Sutiyoso ini ternyata mampu dimaknai ratusan caleg di kabupaten/kota untuk meraih kursi sebanyak-banyaknya diparlemen. Hasilnya, ya alhamdulillah," ucap Puas Suhardi. Baik Haryanto dan Puas Suhardi, sama memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada teman-teman yang terpilih sebagai anggota dewan di provinsi, kabupaten/kota, termasuk pengurus Dewan Pimpinan Kabupaten PKP Indonesia Kabupaten Karo, Nisel dan Nias Induk yang berhasil mendorong Calegnya mencapai 1 fraksi.
Namun kedua politisi PKP Indonesia Sumut ini juga mengingatkan kepada mereka yang sudah dan akan dilantik pada September 2014 untuk tetap menjaga citra partai dan tidak berbuat menyalah selama lima tahun duduk menjadi anggota dewan.
"Karena Ketua Umum DPN PKP Indonesia, Sutiyoso sudah mewanti-wanti akan menindak tegas anggota dewan yang menyalahi ketentuan hukum dan menyakiti hati rakyat," tandas Puas Suhardi seraya menambahkan, bahwa pada Pilpres 9 Juli 2014 lalu, pengurus dan anggota PKP Indonesia se Sumut turut berperan dalam memenangkan pasangan Jokowi-JK.
Seperti diketahui, saat Sutiyoso memegang Partai Indonesia Sejahtera (PIS), ternyata tak satupun kursi di DPRD Kota Medan dan DPRD Sumut yang tersentuh.
Barulah setelah merengkuh PKP Indonesia, genderang semangat yang dilontarkannya mampu menghasilkan 3 kursi di DPRD Sumut, yakni DR.JanuariSiregar SH,MHum (Dapil Sumut 2), Robi Agusman Harahap, SH (Dapil Sumut 7) dan Ir.Juliski Simorangkir,MM (Dapil Sumut 9).
Perolehan tersebut juga sama dengan yang diperoleh partai besar seperti Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Dan beda satu kursi dengan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) yang hanya mampu merebut 4 kursi di tingkat provinsi Sumut.
52 kursi DPRD kabupaten/kota dan provinsi yang diraih PKP Indonesia Sumut diantaranya, Kabupaten Nisel 6 kursi, Nias Induk 3 kursi, Gunung Sitoli 2 kursi, Nias Utara 2 kursi, Karo 4 kursi,Tobasa 3 kursi, Madina 2 kursi, Tebing Tinggi 2 kursi, kota Medan 2 kursi dan Pakpak Bharat 1 kursi. (vandey)


Posting Komentar