APBD Provsu TA 2015 Disahkan, Sekelompok Wartawan DPRD Sumut Terima Rp 15 Juta?
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/09/apbd-provsu-ta-2015-disahkan-sekelompok.html
Medan, (ABP)
Pengesahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provsu Tahun Anggaran 2015 akhirnya disahkan di sidang Paripurna DPRD Sumut, Senin (8/9/2014). Untuk memuluskan berita APBD TA 2015 itu Biro Keuangan Pemprovsu lewat Kabag Keuangan Mul memberikan sekelompok wartawan DPRD Sumut sebesar Rp 15 juta yang konon kabarnya diterima salah seorang wartawan berinisial UJ wartawan harian Medan.
Menurut sumber di DPRD Sumut, setiap pembahasan APBD Provsu pihak Biro Keuangan Pemprovsu selalu memberi uang kepada UJ sekisaran Rp 10-15 juta, namun sayangnya uang yang diberikan pihak Biro Keuangan tersebut tidak sepenuhnya dibagikan kepada wartawan unit DPRD Sumut.
Ironisnya lagi, Uj CS malah 'menilep' uang dari Biro Keuangan sehingga membuat sebagian wartawan DPRD Sumut berang karena nama mereka tercemar akibat ulah UJ yang mengaku-ngaku koordinator wartawan DPRD Sumut.
Menyikapi hal tersebut wartawan yang mengkonfirmasikan kepada pihak Biro Keuangan menyebutkan kalau uang sebesar Rp 15 juta diberikan Mul kepada UJ lewat orang suruhannya bermarga Nasution.
"Uang itu sudah diserahkan Pak Nasution kepada UJ di ruang Sekwan jadi semua urusan wartawan sebanyak 22 orang ada sama Pak UJ," ujar sumber dari Biro Keuangan Pemprovsu.
Pemberian uang tersebut, kata sumber dari Biro Keuangan sebanyak Rp 15 juta yang diperuntukkan buat wartawan DPRD Sumut. Sampai tidaknya uang tersebut pihak Biro Keuangan Pemprovsu tidak tahu. Praktek 'tilep' yang dilakukan UJ yang mengaku koordinator wartawan DPRD Sumut ini sudah menjadi sorotan dikalangan pejabat, wakil rakyat dan wartawan selama ini.
Untuk mempertanggungjawabkan uang pemberian dari Biro Keuangan Pemprovsu ini , Sekretaris DPRD Sumut Randiman Tarigan yang dikonfirmasi wartawan mengatakan bahwa pihaknya tidak mengetahui adanya 'ipit-ipit' dari Biro Keuangan Pemprovsu.
"Sumpah demi Tuhan saya tidak tahu menahu soal uang Rp 15 juta yang diperuntukkan buat wartawan . Coba tanya UJ ," ujar Randiman.
Sekaitan dengan adanya suap menyuap antara Pemprovsu dan sekelompok wartawan ini diminta kepada Kejatisu maupun Inspektorat untuk segera mengaudit uang 'siluman' tersebut. (dia)
Posting Komentar