Jembatan Marihat 122 Amblas
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/08/jembatan-marihat-122-amblas.html
Simalungun(ABP)
Amblasnya jembatan sementara Bahbiah Anak atau yang lebih dikenal dengan nama Jembatan Marihat 122, di Jalan Melanthon Siregar, Kecamatan Siantar, Kabupaten Simalungun, menyebabkan banyak siswa tak bisa berangkat ke sekolah.
Dari pantauan wartawan, Senin (25/8/2014), tampak anak-anak tak bisa ke sekolahnya karena amblasnya jembatan sementara tersebut. Sementara jembatan asli pembangunannya belum juga dimulai sama sekali.
Hendri, salah seorang siswa SMA RK Budi Mulia, mengatakan ia jadi malas ke sekolah karena sudah terlanjur terlambat. Ia pun hanya bisa menunggu jam pulang sebelum pulang ke rumah.
"Ah, udah terlambatlah, Bang. Mau mutar dari Asahan pun udah sia-sia. Kalau kayak gini mau pulang ke rumah pun payah. Marah nanti bos. Nunggu jam 1 ajalah dulu," katanya, bersama beberapa teman-temannya di lokasi jembatan yang amblas.
Selain siswa, amblasnya jembatan juga menyusahkan masyarakat umumnya. Seperti Ahmad Johari yang mengaku hendak ke Kota Siantar untuk bekerja. Ia pun terpaksa mengambil jalur lainnya yang cukup jauh untuk dapat ke Siantar.
Puluhan angkot juga tampak terjebak saat hendak melintas di jembatan tersebut. Mereka terpaksa berbalik arah ke Jalan Asahan, untuk dapat ke Marihat.
Sedangkan yang dari arah Marihat yang hendak menuju Siantar, juga terpaksa berputar dari Desa Silampuyang.
Bagi Anda yang hendak melintas dari atau ke arah Tanahjawa atau Perdagangan, ada baiknya langsung mengambil jalur di Jalan Asahan.
Karena dipastikan, sampai 3-6 hari ke depan, jembatan masih akan belum dapat dilintasi, mengingat tanah yang lembek dan berlumpur, yang menyebabkan pembangunan jembatan sulit.(sal/tm)

Posting Komentar