anakbangsapost

Pelaku Pungli di Taman Ahmad Yani, Beringin dan Stadion Teladan Medan Di Tangkap

Medan, (ABP) 
Dinas Pertamanan Kota Medan bersama Dinas Perhubungan, Satpol PP dibantu aparat kepolisian dan polisi militer merazia sejumlah taman di Kota Medan, Sabtu (19/7/2014) kemarin.

Razia yang bekerjasama dengan pihak kelurahan dan kecamatan ini dilakukan untuk “membersihkan” seluruh taman yang ada dari pungutan liar (Pungli) seperti uang parkir, uang lapak maupun uang jasa kamar mandi. Sebab, tidak sedikit warga yang mersa resah akibat ulah sekelompok orang tak bertanggung jawab pada saat mereka menikmati fasiltas taman untuk berolahraga taupun berekreasi bersama keluarga. Sebelum dilaksanakan razia, Kadis Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu lebih dahulu menggelar rapat koordinasi di Kantor Dinas Pertamanan di Lapangan Merdeka.

Dalam rapat diputuskan, razia akan dilakukan beberapa kali sampai tidak ada lagi gangguan yang menyebabkan ketidaknyaman bagi warga saat mengunjungi taman-taman yang ada di Kota Medan. Usai rapat, tim langung bergerak menunju Taman Ahmad Yani, Jalan Sudirman/Imam Bonjol Medan. Di tempat itu salah seorang petugas menyaru sebagai masyarakat biasa yang hendak berolahraga. Saat petugas yang menyamar itu hendak pulang, seorang wanita paro baya minta uang parkir kepadanya. Wanita yang mengaku sebagai penjaga tempat itu ngotot minta uang parkir, sebab permintaannya ditolak sehingga sempat terjadi perdebatan. Pada saat itulah datang petugas dari kepolisian dan Denpom mengamankannya. Wanita itu berusaha berontak dan tidak mau dibawa. Tetapi petugas tetap membawanya bersama barang bukti sepeda motor.

Setelah itu tim bergerak ke Taman Beringin Jalan Sudirman, persis depan Rumah Dinas Gubernur Sumatera Utara. Kondisi taman terlihat sedikit kumuh karena pedagang kaki lima (PKL) berjualan persis di pintu masuk. Sampah juga berserakan. Seorang jukir dengan menggunakan identitas mengatur posisi sepeda motor. Saat tim datang dan meminta identitas resminya, jukir tersebut tidak mampu menunjukkan sehingga dirinya pun dibawa petugas.

Kemudian tim juga mendapati seorang warga yang melakukan pungli jasa pemakaian kamar mandi di Lapangan Stadion Teladan. Kadis Pertamanan Kota Medan Zulkifli Sitepu di Medan, Ahad (20/7/2014) mengatakan, pihaknya akan terus memantau kondisi di lapangan. Untuk itu dia minta kepada seluruh mandor taman agar segera memberitahu jika terjadi pelanggaran yang dilakukan orang-orang tidak bertanggungjawab kepada masyarakat ketika berada dan beraktifitas di seluruh taman yang ada. Selanjutnya mantan Kadis Kominfo Kota Medan itu pun menegaskan, tidak hanya jukir maupun orang yang mengutip jasa kamar mandi saja ditertibkan melainkan juga para pedagang.

“Hari ini masalah pungli parkir. Ke depan kita akan tidak para pedagang. Sebab, kehadiran mereka menyebabkan taman jadi kotor,” ungkapnya. Dijelaskan Zulkifli, penertiban ini dilakukan untuk membuat masyarakat merasa nyaman saat berolahraga maupun berekreasi di taman-taman yang ada di Kota Medan. Pasalnya dalam beberapa pekan terakhir, dia mengaku mendapat kabar ada sekelompok orang yang melakukan pungli. Padahal pihaknya sudah pasang spanduk imbauan, tetapi spanduk itu malah dicopot.

“Ini kan bukan negeri cowboy, kita punya aturan,” tegas Zulkifli. Padahal sesuai dengan imbauan Walikota Medan Dzulmi Eldin bahwa Tahun 2014 merupakan merupakan tahun peningkatan pelayanan, maka pelayanan untuk masyarakat terus ditingkatkan khususnya di taman-taman yang ada di kota Medan. Makanya, untuk memberikan efek jera, Dinas Pertamanan melakukan razia di tiga taman yakni Taman Ahmad Yani, Taman Beringin dan Taman Stadion Teladan.

“Saat kita melakukan razia, kita berhasil mengamankan dua tukang parkir di Taman Ahmad Yani. Seorang ibu dan anaknya beserta sepeda motornya langsung kita bawa. Di Taman Beringin kita dapati seorang jukir liar dan di Taman Stadion Teladan kita dapati seorang warga melakukan pungli jasa kamar mandi. Semua yang ditangkap langsung kita bawah ke polresta,” jelasnya. Zulkifli mengaku, taman-taman kota di Medan saat ini sedang ditata dan dibenahi. Tujuannya agar masyarakat memiliki tempat hiburan alternative untuk berekreasi. Dengan taman yang indah, nyaman dan sejuk tentunya mempengaruhi pikiran sehingga bisa menghilangkan stress.

“Jika pikiran sudah sejuk dan segar tentunya bisa memengaruhi kinerja di perusahaan. Makanya, setiap sore banyak orang berolahraga di taman karena mereka sadar taman bisa memberikan energi positif dalam diri mereka,” ucapnya. Dinas Pertamanan, lanjutnya juga mendirikan musholla di setiap taman sehingga masyarakat yang berekreasi tidak terganggu ibadahnya. “Kita tidak ingin ketika mereka bersantai terganggu dengan adanya pungli, orang pacaran dan lainnya. Maka kita gelar razia ini,”paparnya. (sidia/bsc)

Related

Medan 2713355118426438602

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item