839 Ketua RT/RW Terima Insentif dan Bingkisan Lebaran
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/07/839-ketua-rtrw-terima-insentif-dan.html
TANJUNGPINANG (ABP)
Sebanyak 839 ketua RT/RW se-Kota Tanjungpinang menerima insentif triwulan kedua di Aula Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah Pemko Tanjungpinang di Jalan Agus Salim, Tepi Laut, Tanjungpinang, Sabtu (19/7) pukul 09.15 WIB.
Insentif sebesar Rp1.096.875 per orang tersebut diserahkan langsung oleh Walikota Tanjungpinang Lis Darmansyah didampingi oleh Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setdako Tanjungpinang R Monrovia. Selain insentif, para ketua RT/RW juga mendapatkan bingkisan Lebaran dari Pemko Tanjungpinang.
Lis Darmansyah dalam sambutannya mengatakan, bila pada triwulan pertama sebelumnya, penyerahan dilakukan di dua kecamatan, pada penyerahan kali ini, karena bertepatan dengan bulan suci puasa Ramadhan, maka penyerahan dilakukan secara bersamaan. "Lagi puasa, kita harus menghemat energi juga," ujar Lis sambil tersenyum di hadapan semua RT/RW.
Terkait pemilihan RT/RW, kata Lis, bisa dipilih secara demoktratis melalui pemilihan atau menunjuk langsung tokoh yang dinilai mampu menjalankan amanah. "Masa jabatan RT/RW ini tidak ada batasnya. Beda dengan presiden, gubernur atau walikota. Selama masyarakat masih mempercayakannya maka sah-sah saja seseorang itu menjabat sebagai RT/RW," kata Lis.
Sebagai ujung tombak pelaksanaan roda pembangunan pemerintah di tingkat bawah, Lis berpesan agar setiap RT dan RW untuk selalu proaktif di tengah masyarakat, begitu juga dengan lurahnya. "RT dan RW wajib menilai dan mengevaluasi lurahnya. Kalau lurahnya sulit untuk diajak berkoordinasi dan tidak kooperatif, laporkan kepada Saya. Begitu juga dengan lurahnya. Wajib untuk mengevaluasi kinerja RT/RW nya," tegas Lis kembali.
"Kerjasama antar RT/RW bersama dengan para camat dan lurah haruslah sinergis. Masing-masing dapat saling melakukan fungsi pengawasan," sambung Lis kembali.
Sementara itu, besaran insentif yang diterima RT/RW tidak berbeda dari triwulan 1 yang lalu, yaitu sebesar Rp. 1.096.875. Ditambah dengan adanya paket bingkisan lebaran. Melalui itu, Lis berharap bantuan yang diberikan, walaupun tidak besar, tapi dapat membantu mencukupi kebutuhan terlebih menjelang lebaran.
Selain RT dan RW, ungkap Lis, 23 KK dari beberapa kelurahan juga turut menerima bantuan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tanjungpinang. Bantuan diberikan kepada para korban kebakaran dan puting beliung beberapa waktu silam. Bantuan tersebut diberikan dalam bentuk buku tabungan dimana di dalam buku tabungan tersebut sudah tertera jumlah bantuan yang diterima. Setiap KK menerima jumlah yang berbeda sesuai dengan kerugian yang dialami.
"Jumlahnya mungkin tidak besar. Tapi setidaknya bisa membantu meringankan beban. Untuk fisik, bila tidak terakomodir di dalam bantuan ini akan kita usahakan di RTLH nanti," jelas Lis.
Terkait dengan akan adanya pemekaran wilayah, Kepala Bagian Administrasi Pemerintahan Setdako Tanjungpinang R Monrovia mengatakan, para camat dan lurah akan segera membahas Perwako (Peraturan Walikota) yang mengatur tentang RT dan RW seperti pembatasan berapa jumlah maksimal RT dalam 1 RW serta berapa jumlah maksimal KK dalam 1 RT, serta hal-hal lain yang berkenaan dengan pelaksanaan pemerintahanan. "Hal ini untuk pengaturan yang lebih detail lagi berdasarkan peraturan yang ada diatasnya (permendagri)," Kata Morovia. (Robert.s/hk)

Posting Komentar