Gembong Narkoba Tewas Ditembak Polisi
https://anakbangsapost.blogspot.com/2016/12/gembong-narkoba-tewas-ditembak-polisi.html
MEDAN - Petugas Satuan Reskrim Narkoba ( Satres) Polrestabes Medan terpaksa menembak bandar narkoba yang diduga jaringan intersnasional berinisial FR (25). Pasalnya saat petugas menangkap FR di kediamanya di Jalan Pasar IV Barat Marelan, Kelurahan Terjun, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan. FR sempat melakukan perlawanan.
Kapolrestabes Medan, Kombes Sandi Nugroho mengungkapkan ditembaknya FR di kawasan Jalan Tol Cemara, Sabtu (24/12/2016), pukul 02:30 WIB. Saat itu petugas ingin melakukan pengembangan barang bukti yang didapat petugas berupa sabu-sabu sebanyak 10 bungkus seberat 10 kilogram dan pil ekstasi sebanyak kurang lebih 1000 butir, dari kediaman FR. Lalu dari kediamanya sampai ke kawasan Jalan Tol Cemara. FR tetap melakukan perlawanan.
Bahkan FR menyerang petugas pakai senjata tajam sejenis belati. Lalu petugas memberi tembakan peringatan, ke udara sampai 3 kali. Tapi tembakan peringatan yang di lakui petugas tidak di hiraukan FR. Karena FR berusaha menyerang petugas.
"Terpaksa ditembak petugas untuk melumpuhkanya sampai 3 kali, hingga membuat FR tewas," katanya.
Kini jenazah FR masih di RS. Bhayangkara Medan untuk dilakukan otopsi. Sementara barang bukti yang di temukan petugas sudah di amankan petugas.
Padahal sebelum FR tewas petugas ingin melakukan pengembangan, darimana FR mendapati barang haram sejenis sabu dan obat - obat terlarang tersebut.
"Tapi karena FR melakukan perlawanan, terpaksa ditembak petugas sampai 3 kali hingga FR meninggal dunia," tandas Sandi Nugroho. (Af)
Posting Komentar