8 Rumah di Tembung Hangus Terbakar
https://anakbangsapost.blogspot.com/2016/08/8-rumah-di-tembung-hangus-terbakar.html
Medan, (ABP)
Sebanyak delapan rumah milik warga Jalan Bersama Medan Tembung rata dengan tanah dilalap si jago merah, Sabtu (13/8/2016). Dalam insiden kebakaran itu tidak ada korban jiwa, namun kerugian yang ditafsir mencapai ratusan juta rupiah.
Diduga kuat sumber api berasal dari salah satu rumah milik Mak Tiar, sedangkan pemilik rumah sendiri masih berada di kampung halaman orangtuanya di Padangsidempuan dan sama sekali belum mengetahui bahwa rumahnya habis dilalap si jago merah.
Sementara itu, orang yang pertaman kali mengetahui peristiwa kebakaran itu, langsung berteriak meminta tolong kepada warga bahwa ada kebakaran.
"Saya saat peristiwa kebakaran itu hendak mau berangkat sholat, dan saya mendengar dari rumah Mak Tiar seperti disiram pasir-pasir, ternyata suara itu adalah api yang telah melalap rumah Mak Tiar," ujar Polina
Orang pertama yang mengetahui kebakaran ini adalah Polina, tetangga Mak Tiar yang juga rumahnya ikut terbakar. Ia mengatakan, saat hendak menunaikan sholat subuh, tiba tiba ia mendengar suara seng rumah seperti disirami pasir pasir. Ternyata suara itu adalah api yang telah melalap rumah Mak Tiar.
Sementara itu, Rudi Hartono mengatakan setelah mendengar jeritan dari istrinya, Polina, ia lekas bangun dan mendapatkan laporan dari istrinya. Ia pun memanggil warga sekitar untuk memadamkan api tersebut.
Namun perjuangan Rudi dan warga sekitar untuk memadamkan api tersebut tak menuai hasil. Ditambah lambatnya petugas pemadam kebakaran turun ke lokasi membuat 8 rumah hangus terbakar. Rudi hanya bisa menyelamatkan sepeda motornya namun untuk harta benda yang lain ia tak dapat menyelamatkannya.
Informasi yang didapat di lapangan, Mak Tiar meninggalkan rumah sudah hampir seminggu dan Mak Tiar kini berada di kampung halamannya di Padang Sidempuan untuk membantu dan mengiring ibu Mak Tiar pergi naik haji dan kepergian Mak Tiar ke kampung menurut warga sekitar, dengan kondisi rumah yang ditinggalkan listriknya tidak dimatikan.(Agas)