anakbangsapost

Pasaran Mobil Baru dan Bekas,Sunyi Di Simalungun

Simalungun,(ABP).
SEJAK 7 bulan yang lalu,pasaran Mobil baru dan Mobil bekas, di Kabupaten Simalungun dan mungkin di Sumatera Utara, semakin sunyi dan senyap. Apakah hal tersebut akibat harga Kelapa Sawit dan Karet dipasaran Internasional belum menguntungkan atau akibat faktor politik Pilkada dan lain sebagainya ,wallhualam.
Kami sebagai pemilik Sowroom yang tetap memajangkan puluhan mobil bekas dan baru,sejak 6 bulan yang lalu, tampaknya belum ada yang bergerak dan keluar dari sowroom untuk dibeli orang.
Bahkan, untuk melihat lihat sajapun tidak ada yang datang seperti tahun tahun sebelumnya.Akibat tetap sunyi dan sepi pasaran mobil baru dan bekas tersebut yang cukup lama,berpengaruh kepada perputaran ekonomi kami.Terlebih, hutang kepada Bank yang seharusnya ada cicilan,ternyata bayar bunga Bank pun terkendala.
Ini merupakan tantangan yang sangat berat.Karena itu, kepada pihak Bank yang awalnya memberi bantuan dana Kredit kepada para sowroom,bisa ditempuh solusi kelonggaran dan keringananya dari segala ketentuan dan peraturan yang ada.
Demikian ditegaskan oleh Mas Raden,pimpinan Sowroom Raden Mobil jalan P.Siantar KM8,Desa Lambao Kecamatan Bandar Simalungun,kepada wartawan, Kamis (17/3) di kantornya.
Ia merinci, pasok uang angsuran dari para pembeli mobil terdahulu secara kredit semakin hari semakin seret dan mengeluh. Karena pasokan uang yang diterima dari perputaran ekonominya semakin seret dan sunyi.
Apalagi ,dengan pengaruh akibat anjloknya harga kelapa sawit dan getah yang tidak menguntungkan. Karena, obyek sasaran pembeli mobil baru dan bekas pada umumnya berkebun sawit dan karet,untuk wilayah Simalungun.
Dan,mungkin juga di wilayah Asahan dan Labuhan Batu,mengalami nasib seperti di Kabupaten Simalungun.Ada istilah,menjual sebuah mobil itu,lebih sulit dari pada menjual seekor ayam dari kandang.
Lalu, yah,tunggu sajalah sampai kondisi dan situasi ekonomi ini membaik dan harga Sawit serta Karet naik lagi,semoga secepatnya pihak pemerintah mengatasinya.Terlebih, tentang masalah harga sawit dan karet di pasaran Nasional.
Selain itu ada uluran tangan dari pihak Bank untuk bisa melongok dan melihat situasi dan kondisi para shworoom untuk bisa mencari solusi bersama, agar tidak menembus dengan istilah kredit macet.
Dan, yang lebih fatal lagi, jangan sampai ada tindakan sworoom dimana saja, untuk menarik kembali mobil yang dikreditkan kepada pembeli sebelumnya.Karena, hal tersebut akan menciptakan kesan dan citra yang buruk,dimata masyarakat.Baik citra hubungan ekonomi dan citra hubungan silaturahmi pada umumnya.Dan kita, tetap dan terus menjajakanya sampai kemana mana,pungkas Mas Raden, yang juga ia sebagai ketua salah satu LSM di Kabupaten Simalungun.(sal)

Related

Simalungun 2500716188723180722

Posting Komentar

Berita Terpopuler

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item