anakbangsapost

DPC F. SPTI-K. SPSI Kota Medan Minta Kepolisian Usut Tuntas

Medan (ABP)
Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Transport Indonesia-Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (F.SPTI-K.SPSI) Kota Medan, mengutuk keras peristiwa penganiayaan terhadap Ketua PUK FSPTI-K.SPSI Simpang Tanjung- Tanike, yang dilakukan segerombolan preman dipimpin Aidil dkk, di lokasi bisnis pergudangan Tomang Elok Jl. Gatot Subroto Medan, Senin malam, (22/2). 
Penegasan itu dinyatakan Ketua dan Sekretaris DPC F. SPTI-K. SPSI Kota Medan, Antoni Pasaribu, SE-Edi Riady, SH, di sekretariat DPC. F. SPTI-K. SPSI Medan, Jl. Ahmad Yani VII, Selasa sore(23/2).
“Kami minta aparat kepolisian khususnya Polsekta Sunggal mengusut tuntas dan segera mengirimkan para pelaku penganiayaan ke meja hijau. Agar para tersangka dapat mempertanggungjawabkan perbuatan mereka, di muka hukum dan peradilan. Sebab keributan yang mereka ciptakan dapat membuat suasana kondusif dan keamanan para pelaku bisnis di Medan terganggu”, geram Antoni Pasaribu, SE.
Kegeraman Antoni Pasaribu itu cukup beralasan, apalagi penganiayaan terhadap Tanike, merupakan peristiwa yang kedua kalinya terhadap anggota PUK F.SPTI Sp Tanjung. Sebelumnya 1 Desember 2015 lalu, kelompok Aidil (dipimpin Bambang- adik Aidil, red) juga melakukan penyerangan terhadap anggota F. SPTI Sp. Tanjung, mengakibatkan Ahmad Miswanto als Ateng, sempat mengalami masa kritis akibat luka dibahagian kepalanya. Dan hingga saat ini belum ada perkembangan dari peristiwa yang telah dilaporkan ke Polsek Sunggal itu, meskipun korban telah membuat pengaduan No. LP/1122/K/XII/2015/SPKT Polsek Sunggal, tanggal 2 Desember 2015 lalu.
“Jangan sampai ada kesan seolah-olah aparat kepolisian bermain-main dalam masalah ini, dan melakukan pembiaran terhadap pelanggaran hukum yang terjadi”, keras Antoni Pasaribu lagi.
Ditambahkan Sekretaris Edi Riadi SH, jika ada yang mengaku sebagai serikat pekerja ataupun organisas pekerja/buruh. Tentunya aparat kepolisian sebagai pembina hukum dilapangan, melakukan pengecekan dan klarifikasi kepada Dinas Tenaga Kerja didaerahnya. Juga mengklarifikasi kepada kantor Kemenkumham daerah tersebut, tentang siapa dan nama serta logo organisasi pekerja yang terdaftar . Dari klarfikasi pendaftaran di DInas Tenaga Kerja dan Kemenkumham daerah inilah, aparat keamanan melakukan tindakan pencegahan dan pengawasan serta antisipasi hukum. Jadi bukannya setelah jatuh korban, barulah aparat kepolisian turun kelapangan seolah ketinggalan kereta
“Kita sebagai organisasi pekerja yang sah dan dilindungi UU Tenaga Kerja akan menyurati Kapolresta Medan terkait penanganan masalah ini, Sebab sebelumnya, 6 PUK di Kecamatan Medan Sunggal sudah pernah melapor kepada Polsekta Sunggal agar kejadian 1 Desember 2015 di Tomang Elok tidak terulang kembali. Namun karena belum ada tindakan, pelaku merasa kebal hukum dan mengulangi perbutannya melakukan penganiayaan”, serius Edi Riadi.
Antoni Pasaribu, SE, dan Edi RIadi SH berharap, agar aparat kepolisian dapat menuntaskan kasus penganiayaan terhadap Tanike, Ketua PUK Sp. Tanjung Kec. Medan Sunggal ini. Jangan sampai kemudian masalah meluas seperti bentrok antar ormas beberapa waktu lalu, dan akhirnya dapat merusak suasana kondusif di Kota Medan.
`Informasi dilapangan, Polsekta Sunggal sudah mengamankan 9 orang dari peristiwa keributan di pergudangan Tomang Elok, Senin petang (22/2), dan hingga kini Aidil cs masih diperiksa untuk diambil keterangannya.
Sumber lain dilapangan menyebutkan, peristiwa penganiayaan terjadi ketika Ketua PUK F. SPTI-K. SPSI Sp. Tanjung, Tanike dan 5 anggotanya. Berawal ketika Tanika diajak dipertemukan dengan dipertemukan dengan puluhan massa yang dipimpin Aidil. Dalam pertemuan yang melibatkan oknum TNI tersebut, tanpa dapat dikendalilkan Tanike dan 5 rekannya, menjadi bulan-bulanan kelompok Aidli yang terkesan telah menanti dan mempersiapkan diri dengan berbagai senjata tajam, batu dan balok kayu. Tanike dan 5 rekannya langsung dibawa kerumah sakit, oleh rekan-rekannya yang mendengar adanya aksi penganiayaan. (alfisah)

Related

Medan 8962832252591246011

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item