anakbangsapost

Panitia Sidang Raya dan Pengurus PGI bersama kepala daerah Temui Presiden SBY

Gunungsitoli,(ABP). 
Dalam rangka meminta bantuan dan perhatian Pemerintah Pusat terkait Sidang Raya PGI Ke-16 yang akan digelar pada November 2014 di Kepulauan Nias.Panitia Sidang Raya dan Pengurus PGI bersama kepala Daerah se Kepulauan Nias Senin (7/7) berangkat untuk menemui Presiden SBY di Istana Negara.

Hal itu di katakan Walikota Gunungsitoli Drs.Martinus Lase MSP yang sekaligus Ketua Umum Panitia Sidang Raya PGI Ke-16 diruang kerjanya di jalan Pancasila Selasa (8/7) setelah bertemu dengan Presiden SBY di Istana Negara.

Drs. Martinus Lase MSP menjelaskan pada pertemuan itu,turut dihadiri Ketua Umum PGI Dr.Andrias Y.Wangu, Sekjen PGI Komar Gultom dan Bendahara PGI dan didampingi Ketua umum Panitia Sidang Raya PGI,Drs.Martinus Lase MSP bersama dengan Bupati Nias Utara Edwar Zega,Bupati Nias Sokhiatulo Laoli.

Ketua umum panitia melaporkan kepada Presiden akan dilaksanakan Sidang Raya PGI Ke-16 tanggal 5 s/d 17 November 2014 di Kepulauan Nias,diawali dengan Pertemuan Raya Perempuan di Nias Selatan tanggal 5 s/d 7 November 2014,Pertemuan Raya Pemuda di Nias Barat tanggal 5 s/d 7 November 2014,Sidang Raya MPLPGI 8 s/d 9 November 2014 di Nias Utara dan Puncaknya pembukaan Sidang Raya PGI tanggal 11 November 2014 dan berlangsung sampai tanggal 18 November 2014 dengan Tema Sidang Raya “Tuhan Mengangkat kita dari Samudera Raya”(Mazmur 71:20).

Sementara itu ,kata Drs .Martinus Lase MSP Ia sebagai ketua umum panitia dihadapan Presiden SBY melaporkan bahwa Sidang Raya PGI Ke-16 akan dilaksanakan pada Bulan November 2014 di Pulau Nias dengan jadwal kegiatannya meliputi : -Sidang Raya dari tanggal 11-16 November 2014 yang dilaksanakan di Kota Gunungsitoli. -Sidang Raya Perempuan dari tanggal 5-7 November 2014 di Kabupaten Nias Selatan. -Pertemuan Raya Pemuda dari tanggal 5-7 November 2014 di Kabupaten Nias Barat. -Sidang Raya MPLPGI dari tanggal 8-9 November 2014 di Kabupaten Nias Utara Dengan tema: “Dari Samudera Raya Tuhan Mengangkat Kita” di kutip dari Kitab Mazmur.

Kemudian Ketua ia menyatakan bahwa Sidang Raya PGI Ke-16 yang dilaksanakan di Pulau Nias telah siap untuk dilaksanakan dan panitia telah bekerja dengan maksimal dan hingga saat ini pesiapan sudah mencapai 70 persen.

Namun tidak dipungkiri juga panitia juga mengalami beberapa kendala yang membutuhkan perhatian dari Pemerintah Pusat diantaranya,soal pendanaan yang masih kekurangan,penambahan flight pesawat yang melayani route Medan-Gunungsitoli yang selama ini hanya 6 flight yang dilayani oleh maskapai penerbangan Wings Air dan panitia telah berupaya dan berkoordinasi dengan Wings Air akan menambah menjadi 8 flight yang akan dimulai pada awal November mendatang tetapi panitia masih berharap agar adanya maskapai yang lain yang dapat ikut serta sehingga dapat terlayani 10 sampai dengan 15 flight setiap hari selama 21 hari berturut-turut di Bulan November dalam kegiatan Sidang Raya PGI tersebut.

Selanjutnya ia mengatakan,pihaknya juga meminta kepada Presiden SBY agar membantu dalam hal pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan kota Gunungsitoli dengan Kabupaten Nias Barat dan perbaikan jalan antara Kota Gunungsitoli dengan Kabupaten Nias Selatan dan Kota Gunungsitoli dengan Nias Utara. Kemudian,meminta agar pada kegiatan Sidang Raya itu listrik berjalan lancar karena sering terjadinya pemadaman listrik di Pulau Nias serta bantuan trasportasi darat berupa Bus Damri sebanyak 20 unit. Minta restu pembentukan Provinsi Kepulauan Nias

Selain pelaksanaan Sidang Raya PGI panitia juga menyambilkan memohon restu kepada Presiden SBY terkait dengan perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias,diawali dengan hak inisiatif DPR RI pada Oktober 2013 dilanjutkan dengan amanat Presiden RI pada bulan Desember 2013 lalu.Hal itu terus berproses serta telah berkali-kali datangnya Tim untuk melakukan observasi lapangan baik dari Kementerian Dalam Negeri maupun dari DPD RI untuk meninjau langsung kesiapan Pemerintah Kabupaten/Kota terkait dengan terbentuknya Provinsi Kepulauan Nias.

Dia menambahkan dihadapan Presiden SBY,Martinus Lase menjelaskan bahwa pemekaran yang terjadi di Kepulauan Nias sudah sangat terbukti memberikan kesejahteraan kepada masyarakat seperti contoh pada saat kepulauan Nias hanya satu Kabupaten,pembangunan di Kepulauan Nias sangat terlambat dan kelihatannya jalan ditempat.

Tetapi diawali dengan pemekaran Kabupaten Nias Selatan pada tahun 2003 dan pemekaran 3 Kabupaten/Kota tahun 2008 yakni,Kabupaten Nias Utara,Kabupaten Nias Barat,dan Kota Gunungsitoli sehingga adanya 5 Kabupaten/Kota di Kepulauan Nias sangat bermanfaat dalam percepatan pembangunan dan kesejahteraan rakyat.Tentu saat ini harapan masyarakat Kepulauan Nias dengan adanya 5 Kabupaten/Kota sangat memenuhi syarat untuk menjadi sebuah provinsi sesuai dengan UU yang berlaku.
Untuk itu mereka berharap kepada Presiden SBY sebelum akhir jabatannya dapat direstui perjuangan pembentukan provinsi Kepulauan Nias bersama dengan Komisi II DPR RI sehingga sebelum akhir masa jabatan Presiden SBY Provinsi Kepulauan Nias sudah dapat terwujud.

Dalam penuturannya Walikota Gunungsitoli menjelaskan,dari beberapa permohonan dan permintaan itu,Presiden SBY merespon dan telah menyatakan siap membantu terlaksananya Sidang Raya PGI tersebut baik dari pendanaan namun nominal untuk itu belum disebutkan. Presiden SBY telah meminta Menteri Perhubungan dan Kementerian terkait untuk membantu terkait dengan Sidang Raya PGI tersebut. Sedangkan jika Bus Damri seperti permintaan Panitia telah terealisasi minimal 10 unit diharapkan kembali kepada Pemerintah Pusat dan tidak boleh ditahan semua oleh Pemerintah Kabupaten/Kota di Pulau Nias.

Sedangkan tentang pemekaran Provinsi Kepulauan Nias,Presiden SBY mengatakan jika Pemekaran terbukti dapat mensejahterakan rakyat dalam percepatan pembangunan pada prinsipnya Pemerintah Pusat tidak keberatan dan meminta kepada Pemerintah Kabupaten/Kota persiapan dan persyaratan dalam rangka pembentukan sebuah Provinsi dapat segera dipenuhi dan segala mekanisme yang belaku dapat didorong melalui koordinasi antara pemerintah dengan DPR RI.Kata Walikota Gunungsitoli mengakhiri.(Y Z).

Related

Sumut 6124163564051977294

Posting Komentar

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic

Edisi Cetak

Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
Image and video hosting by TinyPic
item