Lima Anggota Sindikat Pencuri Sepada Motor Dibekuk
https://anakbangsapost.blogspot.com/2014/07/lima-anggota-sindikat-pencuri-sepada.html
Medan(ABP)
Lima anggota sindikat pencuri sepeda motor (curanmor), termasuk penadahnya berhasil dibekuk petugas Reskrim Polsek Percut Seituan di dua lokasi berbeda, Rabu (16/7).
Dari penangkapan itu, polisi menyita barang bukti dua unit sepeda motor Yamaha Mio BK 4922 ABV dan Yamaha Mio GT BK 5080 ABB, 13 plat nomor polisi (BK), delapan unit stop kontak dan sejumlah kunci kontak duplikat (palsu).
"Kelima anggota sindikat curanmor yang kami tangkap tersebut, PW (23), DH (19), MN (19), ketiganya warga Jln. Pasar VII Tembung, dan MSB (19), serta A (24) warga Jln. Medan Batang Kuis Dusun III, Sei Rotan, Kab. Deliserdang," kata Kapolsek Percut Seituan Kompol Ronald Sipayung dalam keterangan persnya, Jumat (18/7).
Didampingi Kanit Reskrimnya AKP Zulkifli Harahap, mantan Kanit Idik 4/Ranmor Satreskrim Polresta Medan itu menjelaskan, keberhasilannya menangkap kelima pencuri sepeda motor itu bermula dari informasi masyarakat yang menyebutkan salah satu rumah milik D (DPO) di Jln Medan Batangkuis Dusun III Sei Rotan, Kab. Deliserdang kerap dijadikan tempat transaksi jual beli sepeda motor curian.
Berdasarkan informasi tersebut, petugas Reskrim Polsek Percut Seituan langsung melakukan penyelidikan dan pengintaian di lokasi. Tak lama, saat dilakukan penggerebekan dan penggeledahan di lokasi, petugas berhasil mendapatkan 13 unit plat nomor polisi dan menemukan plat nomor polisi BK 4074 AAF sesuai dengan nomor LP/2062/VII/2014/Tbs Percut pada 11 Juli dengan korban Suhendra (29) warga Jln Karya Dame Gang Kurnia, Medan.
Mendapati itu, petugas langsung mengamankan tersangka MSB dan A dari lokasi tersebut. Selanjutnya, petugas yang melakukan pengembangan berhasil mengamankan tiga tersangka lainnya. Guna dilakukan pemeriksaan, kelima tersangka berikut barang bukti diboyong ke Mapolsek Percut Seituan.
Di Mapolsek Percut Seituan tersangka PW mengaku, aksi pencurian sepeda motor baru pertama kali ia lakukan.
"Baru sekali aku, bang. Ini aku lakukan karena aku tidak punya kerjaan. Kalau tugasku, memantau-mantau di tempat yang mau kami curi sepeda motornya, bang," aku tersangka PW.
Lain halnya dengan tersangka MN, remaja tanggung ini mengaku sudah sering melakukan pencurian sepeda motor.
"Tugasku yang menjual kepada si Andrian (tersangka A, red), bang. Kami jual sama si D itu, bang. Jadi kadang sepeda motornya ada yang dijual utuh dan ada juga yang dicincang atau dikokang gitu, bang," ungkapnya. (jahari/a)

Posting Komentar